Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta Hadiri Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih Melalui Daring Bersama Dengan Presiden RI
Yogyakarta - Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., didampingi Pasiter Mayor Inf Dedhyk H. Komandan Koramil Jajaran Kodim 0734/Kota Yogyakarta menghadiri launching Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar serentak secara nasional melalui daring bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Brotodiningratan Jl. Suryo Pranoto Gg. Mangga PA2 NO. 364 Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Sabtu (16/05/2026).
Acara ini juga dihadiri langsung oleh Walikota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), jajaran Forkopimda Kota Yogyakarta, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Hermawan, S.E., Para Asisten Setda Kota Yogyakarta, Sigit Nur Cahyo, S.H (Anggota Dewan Komisi B kota Yogyakarta), Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkot Yogyakarta, AKP Margono, S.H., M.A.P. (Kapolsek Pakualaman), Sunarni (Lurah Gunung Ketur), Tuanggono/Pini Tua Pakualaman, Kepala SPPG Pakualaman dan perwakilan SPPG, Pengurus dan pengurus KDKMP Kota Yogyakarta.
Dalam sambutannya Walikota Yogyakarta menyampaikan walaupun Kota Yogyakarta belum ada bangunan KDKMP, namun kegiatan sudah berjalan dengan menggunakan Sarpras yang ada, SPPG harus bisa berkolaborasi dengan KDKMP dan Instansi Pemerintahan Kota Yogyakarta harus bangga menggunakan produk sendiri seperti halnya penggunaan seragam batik, dan menggunakan produk lokal air minum jogjaku pada acara acara tertentu.
“SPPG harus bisa berkolaborasi dengan KDKMP Kota Yogyakarta, instansi pemerintahan Kota Yogyakarta harus bangga menggunakan seragam batik, baik sekolah maupun instansi serta pada acara-acara tertentu menggunakan air minum produksi Kota Yogyakarta (Jogjaku),” tuturnya.
Walikota Yogyakarta juga berharap KDKMP harus menyediakan produk-produk buatan Kota Yogyakarta (Batik Segoro Amarto, Air Jogjaku).
Agenda utama pada kegiatan ini meliputi peresmian 1.061 Unit KDMP baru yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurut Presiden RI Prabowo Subianto ini menjadi tonggak bersejarah bagi bangsa Indonesia dalam mendorong kemandirian ekonomi rakyat dalam rangka memotong rantai pasok tengkulak, memperkuat kedaulatan pangan, serta menyediakan unit usaha desa seperti gerai sembako, outlet LPG 3 kg, simpan pinjam, hingga klinik desa.

Komentar
Posting Komentar